Featured Article
Tampilkan postingan dengan label L2L. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label L2L. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Maret 2012

Nur Harias, Semakin Berisi Semakin Merunduk

Setiap akhad pagi, lapangan futsal kampus II SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy) dipenuhi oleh siswa/siswi yang berpakaian hitam gelap.
Mereka tak lain adalah sedang mengikuti latihan rutin L2L PWB : Pencak silat. Nur Harias adalah perguruan pencak silat yang dijadikan L2L di SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy).

Rabu, 07 Maret 2012

Parasepuh, Paduan Suara SMA Sepuluh

Choir, sebuah istilah yang merujuk pada memadukan berbagai nada menjadi selaras dan dapat dinikmati. 
Choir merupakan cabang L2L : Creativity and Art, karena paduan suara merupakan suatu seni mengolah vokal yang merupakan salah satu bentuk kreatifitas penghasil vokalnya.
Di SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy), Parasepuh adalah pakarnya. Klub paduan suara parasepuh ini memang sangat loyal dengan seni tarik suara. Terbukti dengan segudang prestasi yang berhasil di raih. Mulai dari prestasi regional hingga nasional. Setidaknya ada sekitar 50 siswa yang tergabung dalam parasepuh sendiri.
L2L choir diadakan setiap Hari Selasa di gazebo. Tak heran, setiap Hari Selasa di gazebo banyak menarik perhatian. Tak lain karena lantunan nada yang keluar begitu harmonis. "Diharapkan dengan adanya L2L ini, para siswa tidak hanya sekedar menyanyi, namun juga memahami setiap nadanya," ungkap Pratyangga Surya Dyaninggar seusai latihan kemarin sore (06/03). "Paling tidak siswa bisa menyanyikan Indonesia Raya dengan baik saat upacara," imbunya. (gal)

Sabtu, 25 Februari 2012

Mengamalkan Ilmu Kepada Adik-adik SD Melalui Comserv

Siap Grakk-Seru salah satu siswa SDN Lesanpuro III saat diajar PBB oleh siswa/siswi SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy).
Memang benar, hari ini adalah Hari Sabtu, jadwal Community Service siswa/siswi SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy). Siswa/siswi SDN Lesanpuro III terlihat bersemangat menyerap ilmu kakak-kakak dari SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy).

Menelaah Ilmu Pengetahuan Untuk Kehidupan Manusia

DRM merupakan singkatan daripada Dewan Riset Muda, sebuah wadah bagi siswa/siswi SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy) untuk berkreasi ilmiah.
DRM sendiri adalah cabang Learning To Live daripada GEC yang mengajarkan kepedulian terhadap lingkungan. DRM telah berdiri sejak beberapa bulan yang lalu, yang diprakarsai oleh Yusman dan Anisha yang baru pulang dari Turki dengan membawa pulang medali emas pada ajang Design Alat Ilmiah dengan alat sepeda pegasnya.

Kegiatan dalam Learning To Live itu sendiri lebih ditekankan pada pengaplikasian keilmiahan dalam kehidupan sehari-hari. "Ternyata ilmiah itu adalah sesuatu yang menyenangkan," jelas Ita, salah satu anggota aktif Learning To Live sesaat setelah gather rutin DRM kemarin malam (24/02). Selain aplikasi keilmiahan, Learning To Live juga membahas mengenai isu-isu global dan alternatifnya melalui diskusi ilmiah. DRM juga bekerja sama dengan kakak-kakak dari MIPI. Salah satu anggota MIPI yang aktif menshare ilmunya ke adik-adik DRM adalah Kak Budi, penemu Mie Rumput Laut. "Dengan berkarya kita berharga, dengan berbagi kita lebih berarti," jelas Kak Budi yang juga sebagai salah satu pendiri MIPI saat ditanya tujuan utamanya mau berbagi dalam DRM.

Saat ini, DRM telah berhasil mengantar anggotanya dalam berkarya, salah satunya adalah Nando dan Inayah yang sampai saat ini masih berada di Jakarta dalam ajang ISPO. Kemarin (24/02) Nando yang juga sebagai ketua umum DRM ini, memberikan kabar gembira bahwa ia dan Ina berhasil meraih medali perak dan akan diterbangkan ke Georgia. (gal)

Learning To Live, Belajar Untuk Hidup

Jika sekolah lain mengenal ekstrakulikuler, SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy) mengenal Learning To Live atau disingkat L2L.
L2L merupakan suatu wadah bagi siswa SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy) untuk mengembangkan bakatnya, berpikir kreatif, serta belajar bersosialisasi."L2L bukan sekedar kegiatan ekstra di luar jam pelajaran, namun L2L adalah wadah bagi siswa/siswi untuk lebih menghargai kehidupan," tutur Bu Djoeni Hendarti selaku koordinator L2L kemarin (24/02). "Dari kepanjangannya saja kan sudah kentara. Learning To Live, belajar untuk hidup," tambah Bu Djoeni yang sempat belajar di Singapura ini kepada Tim Malangsa.
L2L sendiri mewajibkan siswa/siswi SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy) untuk mendapatkan 80 jam selama belajar di SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy). Di dalam L2L itu sendiri, yang diutamakan bukan prestasi non-akademik, namun pengalaman yang didapatkan siswa setelah mengikuti program L2L. Semua siswa diwajibkan minimal mempunyai 4 macam L2L yang terdiri atas :
  1. Personal Well-Being atau disingkat PWB ini, adalah cabang L2L yang melatih siswa menjadi pribadi/individu yang baik. PWB terdiri dari berbagai macam, diantaranya : pencak silat, karate, tae kwon do, futsal, voli, basket, badminton, catur, dll.
  2. Global Environment Citizenship atau disingkat GEC, merupakan cabang daripada L2L yang memberikan pemahaman kepada siswa mengenai arti penting mencintai lingkungan, sesama, hingga negaranya. GEC terdiri dari : GEC (meliputi : TOGA, vegetables, mushroom, water conservation, saung kagura), Paskibra, Pramuka/scout, Dewan Riset Muda, PMR, dll.
  3. Creativity and Art atau disingkat CnA, meliputi cabang L2L yang membekali siswa dalam mengembangkan kreatifitas, seni, dan inovasi. CnA sendiri meliputi : Art, batik, ICT Web Design, ICT Graphic Design,Tradisional Dance, Modern Dance, dll.
  4. Community Service atau disingkat Comserv, merupakan suatu program untuk melayani masyarakat. Program ini dimaksudkan agar siswa  SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy) lebih peka terhadap masyarakat sekitar, sekaligus mengamalkan ilmu-ilmu yang telah didapat dalam bentuk pelayanan yang disebut comserv. SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy) memiliki berbagai tempat yang telah bekerja sama dalam program comserv, diantaranya : Sekolah Dasar, Taman Kanak-Kanak, Yayasan Panti Anak Cacad (YPAC), Panti Asuhan, Panti Jompo, Dinas Kebersihan, Dinas Kepolisian, Dinas Sosial, dan berbagai tempat community service lainnya.
Selain itu, SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy) juga memiliki program bagi siswa/siswi yang ingin mengembangkan kemampuan akademiknya dalam wadah yang disebut dengan special program, yang meliputi : Fisika, Kimia, Matematika, Biologi, Komputer, Ekonomi, dan Astronomi. Diharapkan dengan program L2L ini nantinya siswa/siswi SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy) dapat terbekali ilmu-ilmu yang dapat mengantarkan mereka ke masa depan yang syarat akan persaingan. (gal)

     
Diberdayakan oleh Blogger.

Top Dela8an